Nama : Della Novtasya A.P
NIM : A1C114007
Tugas!
Pada alkil halide sekunder (20) terjadi reaksi bersaing antara reaksi eliminasi
dan subtitusi. Kapan terjadi reaksi subtitusi dan kapan terjadi reaksi
eliminasi ?
JAWAB:
PERSAINGAN SUBSTITUSI DAN ELIMINASI
ditinjau reaksi antara alkil halida dengan kalium hidroksida yang dilarutkan
dalam metil alkohol. Nukleofilnya adalah ion hidroksida, OH-, yaitu nukleofil
kuat dan sekaligus adalah basa kuat. Pelarut alkohol kurang polar jika
dibandingkan dengan air. Keadaan-keadaan ini menguntungkan proses-proses SN2
dan E2 jika dibandingkan dengan SN1 dan E1. Misalnya, gugus alkil pada alkil
halida adalah primer, yaitu 1-bromobutana. Kedua proses dapat terjadi.
Hasilnya adalah campuran 1-butanol dan 1-butena. Reaksi SN2
cenderung terjadi jika digunakan pelarut yang lebih polar (air), konsentrasi
basa yang sedang, dan suhu sedang. Reaksi E2, cenderung terjadi jika digunakan
pelarut yang kurang polar, konsentrasi basa yang tinggi, dan suhu tinggi.
Seandainya kita mengganti alkil halida primer menjadi tersier, reaksi substitusi
akan terhambat (ingat, urutan reaktivitas untuk reaktivitas SN2 adalah 1o
>2o >> 3o). Tetapi, reaksi eliminasi akan cenderung terjadi karena
hasilnya adalah alkena yang lebih tersubtitusi. Pada kenyataannya, dengan
t-butil bromida, hanya proses E2 yang terjadi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar