Sabtu, 20 Februari 2016

REAKSI ADDISI

PENGERTIAN REAKSI ADDISI

  -  Reaksi adisi adalah reaksi penambahan suatu atom pada ikatan rangkap dalam suatu senyawa. Pada reaksi adisi terjadi perubahan ikatan, ikatan rangkap tiga, ikatan rangkap dua atau ikatan rangkap tunggal.

  -  Reaksi adisi adalah reaksi penggabungan dua atau lebih molekul menjadi sebuah molekul yang lebih besar dengan disertai berkurangnya ikatan rangkap dari salah satu molekul yang bereaksi akibat adanya penggabungan. Biasanya satu molekul yang terlibat mempunyai ikatan rangkap.

     Contoh reaksi adisi adalah reaksi antara etena dengan gas klorin membentuk 1,2- dikloroetana.

Dalam reaksi adisi, molekul senyawa yang mempunyai ikatan rangkap menyerap atom atau gugus atom sehingga ikatan rangkap berubah menjadi ikatan tunggal.



Alkena dan alkuna dapat mengalami reaksi adisi dengan hidrogen, halogen maupun asam halida(HX). Untuk alkena atau alkuna, bila jumlah atom H pada kedua atom C ikatan rangkap berbeda, maka arah adisi ditentukan oleh kaidah markovnikov, yaitu atom H akan terikat pada atom karbon yang lebih banyak atom H nya (“yang kaya semakin kaya “). Pada reaksi ini berlaku hukum markovniknov.

Cara menyatakan konformasi dengan proyeksi Newman
Perhatikan kembali konformer pada etana

Cara menyatakan konformasi dengan proyeksi Newman
Dua konformer etana yang penting: ‘nyaman’ dan ‘gerhana’

yang ingin saya tanyakan adalah kapan dapat digunakan hukum markovnikov dan kapan digunakan hukum anti-markovnikov?

5 komentar:

  1. ATURAN ANTI MARKOVNIKOV
    Adisi HBr pada alkena kadang-kadang
    berjalan mematuhi aturan markovnikov, tetapi
    kadang-kadang tidak(efek ini tak dijumpai pada
    HCl dan HI). Dikarenakan pada hidrogen klorida
    tidak mengalami adisi radikal bebas terhadap
    alkena karena relative pemaksapisahan homolisis
    HCl menjadi radikal bebas. Sedangkan pada
    hydrogen iodide tidak menjalani reaksi ini
    karena adisi I - terhadap alkena bersifat
    endoterm dan terlalu lambat untuk membentuk
    suatu reaksi rantai. Reaksi rantai merupakan
    pembentukan awal beberapa radikal bebas yang
    akan mengakibatkan perkembangbiakan radikal-
    radikal bebas baru dalam suatu reaksi
    pembentukan. Selain itu energy yang diperlukan
    I- untuk merebut sebuah hydrogen dari ikatan
    C-H sangat besar(tahap itu sangat endoterm).
    Akibatnya radikal iodide tak dapat membentuk
    ikatan dalam suatu reaksi rantai, I - adalah
    suatu contoh radikal bebas stabil, suatu radikal
    bebas yang tak dapat merebut halogen.
    Anti markovnikov dari HBr terjadi
    karena terbentuk radikal bebas dari peroksida
    atau oksigen yang menyerang HBr. Selanjutnya
    terbentuk radikal bebas Br▪ yang menyerang
    ikatan rangkap pada alkena dan terbentuk
    radikal bebas atom C (pada ikatan rangkap)
    yang lebih stabil.

    BalasHapus
  2. ATURAN ANTI MARKOVNIKOV
    Adisi HBr pada alkena kadang-kadang
    berjalan mematuhi aturan markovnikov, tetapi
    kadang-kadang tidak(efek ini tak dijumpai pada
    HCl dan HI). Dikarenakan pada hidrogen klorida
    tidak mengalami adisi radikal bebas terhadap
    alkena karena relative pemaksapisahan homolisis
    HCl menjadi radikal bebas. Sedangkan pada
    hydrogen iodide tidak menjalani reaksi ini
    karena adisi I - terhadap alkena bersifat
    endoterm dan terlalu lambat untuk membentuk
    suatu reaksi rantai. Reaksi rantai merupakan
    pembentukan awal beberapa radikal bebas yang
    akan mengakibatkan perkembangbiakan radikal-
    radikal bebas baru dalam suatu reaksi
    pembentukan. Selain itu energy yang diperlukan
    I- untuk merebut sebuah hydrogen dari ikatan
    C-H sangat besar(tahap itu sangat endoterm).
    Akibatnya radikal iodide tak dapat membentuk
    ikatan dalam suatu reaksi rantai, I - adalah
    suatu contoh radikal bebas stabil, suatu radikal
    bebas yang tak dapat merebut halogen.
    Anti markovnikov dari HBr terjadi
    karena terbentuk radikal bebas dari peroksida
    atau oksigen yang menyerang HBr. Selanjutnya
    terbentuk radikal bebas Br▪ yang menyerang
    ikatan rangkap pada alkena dan terbentuk
    radikal bebas atom C (pada ikatan rangkap)
    yang lebih stabil.

    BalasHapus
  3. hukum markovnikov dipakai bila adisi asam terhadap alkena yang tak simetri, atom H akan mengikat atom H lebih banyak, sedangkan hukum anti markovnikov dipakai saat atom H berikatan dengan atom c yang berikatan dengan atom halida, atau ada yang lain karena saya juga kuran memahami orientasi anti markovnikov ini

    BalasHapus
  4. Pada alkena , bila jumlah atom H pada kedua atom C ikatan rangkap berbeda, maka arah adisi ditentukan oleh kaidah Markovnikov, yaitu atom H akan terikat pada atom karbon yang lebih banyak atom H-nya (“yang kaya semakin kaya”).
    (Pada reaksi ini berlaku hukum Markovnikov ”Atom H dari asam halida ditangkap oleh C berikatan rangkap yang mengikat atom H lebih banyak atau gugus alkil yang lebih kecil)

    BalasHapus
  5. saya setuju dengan gita, menurut para ahli pada reaksi adisi,bila jumlah atom H pada kedua atom C ikatan rangkap berbeda, maka arah adisi ditentukan oleh kaidah Markovnikov, yaitu atom H akan terikat pada atom karbon yang lebih banyak atom H-nya (“yang kaya semakin kaya”). tetapi kenyataannya dialam terdapat senyawa yang tidak mengikuti aturan markovnikov mangkanya ada aturan anti markovnikov tetapi jumlahnya dialam tidak banyak (sedikit sekali). karena keberadaan senyawa yang anti markov sedikit kadang orang membuat hasil reaksi adisi tidak membuat anti markov lebih mengikuti aturan markovnikov. terimakasih

    BalasHapus